Portal PPID
Badan Pusat Statistik
Setiap orang berhak memperoleh Informasi Publik sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008. Website PPID BPS menyediakan Informasi Publik Berkala, Setiap Saat, Serta-merta, dan Informasi lainnya.
Informasi
Berkala
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan secara berkala
Informasi
Serta-merta
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan secara serta merta tanpa penundaan
Informasi
Setiap Saat
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan setiap saat
Informasi
Dikecualikan
Pengecualian informasi harus didasarkan pada pengujian konsekuensi
Standar
Layanan
Standar yang berlaku pada Layanan PPID
Laporan
dan Regulasi
Kumpulan Laporan dan Regulasi yang tersedia
—
E-FORM
Pengajuan Informasi Publik
Kini Lebih Mudah
Ajukan permohononan Informasi Publik, atau keberatan Informasi Publik dengan mengisi E-Form secara online.
AjukanPermohonan Informasi → Ajukan
Keberatan Informasi →

Berita Kegiatan BPS
Kepala BPS RI Dorong Penguatan Kolaborasi Statistik Negara-Negara BRICS
Dirilis pada 07 Agustus 2026 • Statistik Lain
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menghadiri Meeting of Heads of National Statistical Offices (NSOs) of BRICS Countries, 3–4 Agustus 2026, di Lucknow, India.Pada sesi pembukaan, Amalia menegaskan bahwa semakin eratnya keterkaitan ekonomi antarnegara BRICS turut meningkatkan kebutuhan terhadap statistik yang berkualitas, dapat diperbandingkan, tepat waktu, dan tepercaya. Saat ini, BRICS merepresentasikan sekitar 40 persen PDB global berdasarkan PPP (Purchasing Power Parity), dengan jumlah penduduk hampir separuh populasi dunia, dan menguasai sekitar 25 persen perdagangan barang dunia.Di tengah perkembangan ekosistem data yang semakin dinamis, Amalia menekankan pentingnya lembaga statistik nasional untuk terus memodernisasi sistem statistik dengan tetap menjaga profesionalisme, independensi, kualitas, dan kepercayaan publik. Melalui forum ini, BPS mendorong penguatan kerja sama antar-NSO BRICS melalui pertukaran pengetahuan, harmonisasi metodologi, dan inovasi statistik. Kolaborasi tersebut diharapkan semakin memperkuat peran statistik sebagai landasan penyusunan kebijakan berbasis bukti untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan ekonomi yang lebih tangguh.