Portal PPID
Badan Pusat Statistik

Setiap orang berhak memperoleh Informasi Publik sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008. Website PPID BPS menyediakan Informasi Publik Berkala, Setiap Saat, Serta-merta, dan Informasi lainnya.
Informasi
Berkala
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan secara berkala
Informasi
Serta-merta
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan secara serta merta tanpa penundaan
Informasi
Setiap Saat
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan setiap saat
Informasi
Dikecualikan
Pengecualian informasi harus didasarkan pada pengujian konsekuensi
Standar
Layanan
Standar yang berlaku pada Layanan PPID
Laporan
dan Regulasi
Kumpulan Laporan dan Regulasi yang tersedia


E-FORM

Pengajuan Informasi Publik
Kini Lebih Mudah

Ajukan permohononan Informasi Publik, atau keberatan Informasi Publik dengan mengisi E-Form secara online.

Ajukan
Permohonan Informasi →
Ajukan
Keberatan Informasi →

Berita Kegiatan BPS

Kick Off Meeting dan Workshop Aksesi OECD untuk Komisi Statistik

Dirilis pada 17 Juli 2024Statistik Lain

Pada Mei 2024 lalu, Indonesia telah menerima Accession Roadmap Keanggotaan OECD dan secara resmi menjadi 1 dari 7 negara kandidat aksesi. Di tahun 2024 terdapat 26 komite di OECD, jumlah ini meningkat dari 20 komite di tahun 2023. Salah satu komite dalam OECD adalah Commitee on Statistics and Statistical Policy (CSSP), dan BPS diberi amanah untuk memimpin aksesi OECD pada komite ini. "Proses aksesi OECD adalah agenda besar bangsa Indonesia dan ini menunjukkan BPS memiliki peran penting dalam sejarah bangsa Indonesia menjadi bagian dari OECD," ucap Amalia Adininggar Widyasanti, Plt Kepala BPS ketika membuka kegiatan Kick Off Meeting dan Workshop Aksesi OECD untuk Komisi Statistik (1/7). Kegiatan yang berlangsung selama 4 hari efektif ini dihadiri oleh gugus tugas OECD-CSSP yang bertujuan untuk mendiskusikan tentang 12 rekomendasi yang harus dipenuhi oleh National Statistical Office. Hasil diskusi tersebut akan tertuang dalam bentuk Initial Memorandum.Sebagai bagian dari upaya pemenuhan self assessment OECD-CSSP, terdapat 7 perubahan pembangunan di bidang statistik yang selaras dengan Rencana Strategis BPS.  "Masuknya Indonesia sebagai anggota OECD memiliki banyak manfaat, yaitu katalis reformasi domestik, meningkatkan daya tarik investasi, berpartisipasi dalam pembentukan standar OECD, sebagai sinyal bahwa Indonesia menuju negara maju, meningkatkan profil global Indonesia, dan juga membuka potensi jejaring global di masa datang," terang Netty Muharni, Plh. Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Kemenko Perekonomian. Hadir pula dalam pertemuan tersebut, Julien Dupont, Coordinator of the Statistical Accession Reviews OECD; Natalie Limbasan, Senior Legal Advisor OECD; Massimo Geloso Grosso, Head of OECD Global Relations Directorate; Teresa Dickinson dan Deepa Wright, Australian Bureau Statistics yang menyampaikan dukungannya dalam bentuk pendampingan selama proses aksesi Indonesia ke OECD khususnya di komite statistik.#CintaData#KegiatanBPS#OECD

Pejabat Pengelola
Informasi dan Dokumentasi

Badan Pusat Statistik

Gedung 1 Lantai 1
(Kepala Biro Humas dan Hukum Badan Pusat Statistik)
Jln. Dr. Sutomo 6–8, Jakarta Pusat 10710
T. (021) 3841195,3842508,3810291-4, Ext : 1017
F. (021) 3857046
e-mail: ppid@bps.go.id

Ikuti Kami
di Media Sosial