Portal PPID
Badan Pusat Statistik
Setiap orang berhak memperoleh Informasi Publik sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008. Website PPID BPS menyediakan Informasi Publik Berkala, Setiap Saat, Serta-merta, dan Informasi lainnya.
Informasi
Berkala
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan secara berkala
Informasi
Serta-merta
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan secara serta merta tanpa penundaan
Informasi
Setiap Saat
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan setiap saat
Informasi
Dikecualikan
Pengecualian informasi harus didasarkan pada pengujian konsekuensi
Standar
Layanan
Standar yang berlaku pada Layanan PPID
Laporan
dan Regulasi
Kumpulan Laporan dan Regulasi yang tersedia
—
E-FORM
Pengajuan Informasi Publik
Kini Lebih Mudah
Ajukan permohononan Informasi Publik, atau keberatan Informasi Publik dengan mengisi E-Form secara online.
AjukanPermohonan Informasi → Ajukan
Keberatan Informasi →

Berita Kegiatan BPS
Bupati Sergai Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026
Dirilis pada 03 Juni 2026 • Sensus dan Survey
Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Darma Wijaya, membuka kegiatan Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 Kabupaten Serdang Bedagai yang berlangsung di Aula Theme Park Pantai Cermin, Rabu (3/6/2026).Dalam sambutannya, Bupati Darma Wijaya menegaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 harus dilakukan secara cermat dan akurat hingga ke tingkat paling dasar agar mampu menghasilkan data yang valid sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi.“Momen Sensus Ekonomi ini harus benar-benar disurvei dengan benar sampai ke tingkat basis. Permasalahan perekonomian menjadi persoalan seluruh lapisan masyarakat, sehingga data yang diperoleh harus akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.Bupati menyampaikan bahwa kondisi perekonomian saat ini menunjukkan tren yang positif. Hal tersebut terlihat dari berbagai program pemerintah yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan.Menurutnya, Kabupaten Serdang Bedagai pada tahun 2025 berhasil menjadi daerah dengan produktivitas padi tertinggi di Sumatera Utara. Capaian tersebut didukung oleh keberadaan sarana dan prasarana irigasi yang terus diperbaiki dan ditingkatkan.Selain itu, sektor perkebunan juga mengalami perkembangan yang baik, terutama komoditas kelapa sawit yang memberikan keuntungan bagi perusahaan maupun petani. Harga ubi kayu dan padi yang stabil turut berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan masyarakat.“Dengan harga padi, ubi kayu, dan kelapa sawit yang baik, daya beli masyarakat seharusnya meningkat. Namun demikian, masih ada beberapa persoalan yang perlu dicermati terkait kondisi daya beli masyarakat yang harus menjadi perhatian bersama,” ungkapnya.Darma Wijaya juga menyoroti dampak positif Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini telah membuka peluang kerja bagi ribuan masyarakat Sergai. Ia menyebutkan sekitar 3.000an tenaga kerja telah terserap melalui program tersebut.“Berbagai hasil pertanian, perkebunan, perikanan, hingga buah-buahan yang dihasilkan masyarakat saat ini memiliki pasar yang baik karena dimanfaatkan untuk mendukung Program MBG,” katanya.Oleh karena itu, Bupati menilai Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis dalam memotret kondisi perekonomian masyarakat secara menyeluruh. Ia berharap seluruh petugas dapat menjalankan tugas dengan baik dan masyarakat dapat menerima kehadiran petugas sensus saat melakukan pendataan.“Saya berharap kegiatan sensus ekonomi ini dapat berjalan sukses dan masyarakat Kabupaten Serdang Bedagai dapat menerima serta mendukung petugas sensus dalam melaksanakan tugasnya,” pesannya.Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Serdang Bedagai, Marine Sohadi Angkat, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pencacah dan pengawas mengenai pengisian kuesioner berbasis Computer-Assisted Personal Interviewing (CAPI).Ia menjelaskan bahwa pengumpulan data pada Sensus Ekonomi 2026 dilakukan menggunakan perangkat digital seperti smartphone dan tablet melalui aplikasi Flexible Authentically Survey in Harmony (Fasih).Selain itu, pelatihan juga bertujuan menyamakan persepsi antara pencacah dan pengawas terkait konsep, definisi, serta tata cara pelaksanaan SE2026, sehingga seluruh petugas mampu mengimplementasikan kegiatan lapangan dan pengisian CAPI secara benar dan seragam.“Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas petugas agar mampu memahami konsep dan definisi yang digunakan serta mengaplikasikannya dengan baik dalam pelaksanaan sensus di lapangan,” jelasnya.Marine Sohadi Angkat menambahkan, pelatihan calon petugas SE2026 dilaksanakan dalam empat gelombang dengan total 593 petugas yang terbagi dalam 24 kelas. Kegiatan berlangsung di dua Training Center (TC), yaitu Theme Park & Resort Hotel Pantai Cermin dan Hotel Malibou Tebing Tinggi pada 2 hingga 14 Juni 2026.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sergai Nurcinta Devi Tambunan, Camat Pantai Cermin, serta para peserta pelatihan Sensus Ekonomi 2026.