Portal PPID
Badan Pusat Statistik Kota Sibolga
Setiap orang berhak memperoleh Informasi Publik sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008. Website PPID BPS menyediakan Informasi Publik Berkala, Setiap Saat, Serta-merta, dan Informasi lainnya.
Informasi
Berkala
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan secara berkala
Informasi
Serta-merta
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan secara serta merta tanpa penundaan
Informasi
Setiap Saat
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan setiap saat
Informasi
Dikecualikan
Pengecualian informasi harus didasarkan pada pengujian konsekuensi
Standar
Layanan
Standar yang berlaku pada Layanan PPID
Laporan
dan Regulasi
Kumpulan Laporan dan Regulasi yang tersedia
—
E-FORM
Pengajuan Informasi Publik
Kini Lebih Mudah
Ajukan permohononan Informasi Publik, atau keberatan Informasi Publik dengan mengisi E-Form secara online.
AjukanPermohonan Informasi → Ajukan
Keberatan Informasi →

Berita Kegiatan BPS
Terjadi Inflasi Pada Bulan Agustus 2025
Dirilis pada 01 September 2025 • Siaran Pers
Kota Sibolga, (1/9)- BPS Kota Sibolga mencatat pada bulan Agustus 2025 terjadi inflasi sebesar 0,81 persen (m-to-m). Terjadi kenaikan indeks harga konsumen (IHK) dari 110,40 pada Juli 2025 menjadi 111,29 pada Agustus 2025. Kondisi ini berbeda dibandingkan Agustus 2024, dimana terjadi deflasi sebesar 0,22 persen. Secara tahunan (y-on-y), terjadi inflasi sebesar 3,72 persen, dan secara tahun kalender (y-to-d) terjadi inflasi sebesar 2,54 persen. Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan (m-to-m) terbesar adalah makanan, minuman dan tembakau yang mengalami inflasi sebesar 2,00 persen, dengan andil inflasi sebesar 0,75 persen. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami inflasi sebesar 0,67 persen dan memberikan andil inflasi 0,05 persen. Kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga mengalami inflasi 0,53 persen dan memiliki andil inflasi 0,03 persen. Selanjutnya, kelompok pengeluaran penyumbang inflasi tahunan (y-on-y) terbesar adalah makanan, minuman dan tembakau yang mengalami inflasi sebesar 6,82 persen, dengan andil inflasi sebesar 2,49 persen. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami inflasi sebesar 9,21 persen dan memberikan andil inflasi 0,69 persen. Kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran mengalami inflasi 3,86 persen dan memiliki andil inflasi 0,38 persen. Secara bulanan, komoditas yang dominan memberikan andil inflasi adalah cabai merah, bawang merah, beras, emas perhiasan, dan sawi hijau. Sedangkan komoditas yang dominan memberikan andil deflasi adalah tomat, susu bubuk, bawang putih, bensin, dan daun singkong. Secara tahunan, komoditas yang dominan memberikan andil inflasi adalah emas perhiasan, beras, tomat, bawang merah, dan ikan cakalang. Sedangkan komoditas yang dominan memberikan andil deflasi adalah cabai merah, bayam, kangkung, bensin, dan daging babi. Menurut wilayah, tercatat 5 kota dan 3 kabupaten mengalami inflasi bulanan (m-to-m) di Provinsi Sumatera Utara. Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Labuhanbatu, yaitu sebesar 2,09 persen. Sedangkan inflasi terendah terjadi di Kota Padangsidimpuan, yaitu sebesar 0,31 persen. Narahubung MediaWalter SitumeangKetua Tim Statistik Harga BPS Kota Sibolga walter@bps.go.id