Portal PPID
Badan Pusat Statistik Kota Tanjung Balai
Setiap orang berhak memperoleh Informasi Publik sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008. Website PPID BPS menyediakan Informasi Publik Berkala, Setiap Saat, Serta-merta, dan Informasi lainnya.
Informasi
Berkala
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan secara berkala
Informasi
Serta-merta
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan secara serta merta tanpa penundaan
Informasi
Setiap Saat
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan setiap saat
Informasi
Dikecualikan
Pengecualian informasi harus didasarkan pada pengujian konsekuensi
Standar
Layanan
Standar yang berlaku pada Layanan PPID
Laporan
dan Regulasi
Kumpulan Laporan dan Regulasi yang tersedia
—
E-FORM
Pengajuan Informasi Publik
Kini Lebih Mudah
Ajukan permohononan Informasi Publik, atau keberatan Informasi Publik dengan mengisi E-Form secara online.
AjukanPermohonan Informasi → Ajukan
Keberatan Informasi →

Berita Kegiatan BPS
Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 dan Peningkatan Literasi Statistik Masyarakat bersama Anggota DPR RI
Dirilis pada 14 November 2025 • Sensus dan Survey
Pada hari Jum’at, 14 November, tim BPS Kota Tanjung Balai bersama Anggota Komisi X DPR RI, Perwakilan BPS RI, Tenaga Ahli/Staf DPR RI, Wali Kota Tanjung Balai, Kepala Bapperida Kota Tanjung Balai, Perwakilan BPS Provinsi Sumatera Utara, serta para konstituen menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 dan Peningkatan Literasi Statistik Masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan pada pukul 13.00–18.30 WIB bertempat di Grand Singgie Hotel, Kota Tanjung Balai. Sosialisasi ini dibuka secara langsung oleh Plh. Kepala BPS Provinsi Sumatera Utara, Bapak M. Dani Iskandar, SE., M.Si. Dalam arahannya beliau menekankan bahwa Sensus Ekonomi akan digunakan untuk menyediakan data dasar kegiatan ekonomi yang menjadi landasan pembangunan dan pengambilan kebijakan nasional, sekaligus untuk mengetahui jenis dan skala usaha yang berkembang dalam 10 tahun terakhir. BPS berkomitmen untuk menyediakan data yang berkualitas, namun keberhasilan Sensus Ekonomi sangat bergantung pada dukungan dan kerja sama berbagai pihak: pemerintah daerah, legislatif, masyarakat, serta para pelaku usaha dalam memberikan jawaban yang jujur, lengkap, dan akurat. Acara kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan Wali Kota Tanjungbalai, Bapak Mahyaruddin Salim Batubara, S.E., M.A.P. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa data dan informasi statistik merupakan pondasi utama dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan. Oleh karena itu, kolaborasi antara BPS, pemerintah daerah, dan masyarakat akan semakin memperkuat arah pembangunan yang berbasis bukti (evidence-based) dan berkelanjutan. Beliau juga menegaskan pentingnya mengajak seluruh perangkat daerah, pelaku usaha, dan masyarakat Kota Tanjung Balai untuk mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 serta peningkatan literasi statistik masyarakat. Mari kita wujudkan komitmen bersama bahwa setiap kebijakan yang kita ambil berawal dari data yang akurat dan dapat dipercaya. Setelah itu keynote speech yang disampaikan oleh Bapak Dr. H. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, S.Si., M.T., selaku Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI. Beliau menegaskan bahwa data adalah kunci di era sekarang. Di masa lalu, kebijakan banyak bertumpu pada informasi; ketika informasinya salah, maka tindakan dan kebijakan yang diambil juga salah, bahkan dapat berubah menjadi hoaks. Harapannya, ke depan seluruh data pemerintah menjadi terintegrasi, sejalan, dan dapat digunakan secara bersama sebagai dasar pengambilan kebijakan yang lebih tepat, efektif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Paparan sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 kemudian disampaikan oleh Kepala Bapperida Kota Tanjung Balai, Bapak Zul Abdiman, S.Kom., M.M., dengan judul “Menjemput Potensi Kota Tanjung Balai melalui Sensus Ekonomi”. Inti pesannya adalah bahwa Sensus Ekonomi bukan sekadar kegiatan rutin BPS, melainkan alat strategis bagi Pemerintah Kota Tanjungbalai untuk mengenali secara lebih mendalam struktur dan potensi ekonominya, terutama pada UMKM, sektor perdagangan, industri, serta ekonomi biru (kelautan dan perikanan). Dengan data Sensus Ekonomi yang lengkap dan akurat, pemerintah daerah dapat menyusun kebijakan pembangunan dan RPJMD yang lebih tepat sasaran, sehingga mampu menurunkan kemiskinan, mengurangi pengangguran, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Tanjung Balai. Semoga sosialisasi ini dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya Sensus Ekonomi 2026 serta mendorong partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung tersedianya data statistik yang lengkap, akurat, dan berkualitas demi perumusan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran di Kota Tanjung Balai.