Ajukan permohononan Informasi Publik, atau keberatan Informasi Publik dengan mengisi E-Form secara online.
AjukanDirilis pada 03 Maret 2025 • Statistik Lain
Pada tanggal 3 Maret 2025, BPS Kabupaten Indragiri Hilir telah merilis angka Inflasi Tembilahan bulan Februari 2025 dan angka Pertumbuhan Ekonomi Indragiri Hilir 2024 di aula Kantor Bappeda Kabupaten Indragiri Hilir. Acara ini dihadiri oleh Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, SE, MT, Sekda Indragiri Hilir, H. Tantawi Jauhari, Asisten II Bagian Ekonomi Pembangunan Setda dan perwakilan OPD di lingkungan pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir khususnya yang terlibat dalam TPID. Acara kemudian dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang menekankan pentingnya koordinasi dan kolaborasi sebagai bentuk konkrit dalam upaya pengendalian inflasi daerah.Kondisi inflasi Tembilahan bulan Februari 2025 secara month to month (m-to-m) tercatat sebesar, 0,07% dengan Indeks Harga Konsumen sebesar 105,52. Inflasi year to date (y-to-d) tercatat sebesar -0,38% dan inflasi year on year (y-on-y) sebesar 1,46%. Komoditas yang dominan menyumbang inflasi y-on-y diantaranya emas perhiasan, minyak goreng, ikan serai, dan udang basah. Selain itu, adanya diskon tarif listrik sebesar 50% dari PT. PLN (Persero) ternyata mampu menghambat inflasi bulan Februari dengan menyumbang andil deflasi sebesar 1,61%, diikuti oleh komoditas daging ayam ras sebesar 0,44%.Sementara, Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Indragiri Hilir tahun 2024 (y-on-y) diketahui tumbuh melambat sebesar 3,10%. Angka ini sedikit menurun dibandingkan dengan tahun 2023 yaitu sebesar 3,17%. Kontribusi sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan merupakan yang terbesar dalam pembentukan PDRB menurut lapangan usaha, yakni sebesar 46,06%, diikuti dengan sektor industri pengolahan sebesar 25,55%. Laju pertumbuhan ekonomi 2024 tertinggi terjadi pada sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial yaitu sebesar 18,88%. Pada sisi pengeluaran, sektor pengeluaran konsumsi lembaga nonprofit yang melayani rumah tangga diketahui mengalami laju pertumbuhan terbesar yaitu sebesar 13,3%.#sahabatdata#inflasi#beritaresmistatistik