Ajukan permohononan Informasi Publik, atau keberatan Informasi Publik dengan mengisi E-Form secara online.
Ajukan
Dirilis pada 27 November 2025 • Statistik Lain
Bogor, 23–27 November 2025 — Tim Statistik Distribusi BPS Kabupaten Bengkalis bersama BPS Provinsi Riau berpartisipasi dalam Workshop Evaluasi Data Wisatawan Mancanegara Berdasarkan Mobile Positioning Data (MPD) yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik di Aston Bogor Hotel & Resort. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan BPS dari seluruh Indonesia dan bertujuan untuk memperkuat pemanfaatan Mobile Positioning Data (MPD) dalam penyediaan statistik pariwisata yang cepat, akurat, dan relevan.Workshop resmi dibuka pada 24 November 2025 oleh Direktur Statistik Keuangan, Teknologi Informasi, dan Pariwisata, Ibu Harmawanti Marhaeni, yang menegaskan bahwa MPD merupakan terobosan penting dalam transformasi statistik pariwisata. Beliau menyampaikan bahwa BPS terus berkomitmen menyediakan data kunjungan wisatawan mancanegara secara rutin dan berkualitas, sejalan dengan kebutuhan nasional dan pengakuan internasional. Pemanfaatan MPD juga menjadi langkah strategis dalam mendukung kebijakan Satu Data Pariwisata serta pemantauan wisatawan di Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) dan Destinasi Pariwisata Regeneratif (DPR).Kehadiran Tim Statistik Distribusi BPS Kabupaten Bengkalis dalam workshop ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pemahaman teknis terkait metodologi MPD, proses pengolahan data, hingga tantangan penerapannya di daerah. Salah satu isu yang turut dibahas dalam sesi diskusi adalah fenomena penurunan jumlah wisman MPD di Kabupaten Bengkalis pada 2025, yang dijelaskan sebagai hasil deteksi roaming termasuk aktivitas awak kapal asing—informasi penting untuk interpretasi statistik di wilayah perbatasan.Melalui workshop ini, BPS Bengkalis memperoleh pemahaman lebih komprehensif mengenai metodologi deteksi wisman MPD di wilayah darat dan laut, integrasi MPD dengan survei PES dan survei digital, penyajian statistik pariwisata yang lebih koheren, dan penggunaan insight data pariwisata untuk mendukung kebijakan daerah.Dengan selesainya rangkaian workshop ini, BPS Kabupaten Bengkalis semakin siap mendukung penyediaan Statistik Pariwisata Berbasis MPD yang lebih berkualitas, terutama mengingat Bengkalis merupakan salah satu wilayah yang tercakup dalam pemantauan MPD perbatasan.Partisipasi ini sekaligus memperkuat peran BPS Kabupaten Bengkalis dalam memberikan data pariwisata yang tidak hanya akurat, tetapi juga relevan untuk mendukung kebijakan pemerintah daerah maupun nasional dalam pengembangan sektor pariwisata.Oleh Dessy