Portal PPID
Badan Pusat Statistik
Setiap orang berhak memperoleh Informasi Publik sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008. Website PPID BPS menyediakan Informasi Publik Berkala, Setiap Saat, Serta-merta, dan Informasi lainnya.
Informasi
Berkala
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan secara berkala
Informasi
Serta-merta
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan secara serta merta tanpa penundaan
Informasi
Setiap Saat
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan setiap saat
Informasi
Dikecualikan
Pengecualian informasi harus didasarkan pada pengujian konsekuensi
Standar
Layanan
Standar yang berlaku pada Layanan PPID
Laporan
dan Regulasi
Kumpulan Laporan dan Regulasi yang tersedia
—
E-FORM
Pengajuan Informasi Publik
Kini Lebih Mudah
Ajukan permohononan Informasi Publik, atau keberatan Informasi Publik dengan mengisi E-Form secara online.
AjukanPermohonan Informasi → Ajukan
Keberatan Informasi →

Berita Kegiatan BPS
Tingkat Inflasi Kota Jambi Terendah se-Provinsi, Disokong Penurunan Harga Sandang dan Pangan
Dirilis pada 01 April 2026 • Siaran Pers
KOTA JAMBI, 1 April 2026 – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jambi melaporkan performa ekonomi daerah yang solid pada penutupan kuartal pertama tahun ini. Kota Jambi mencatatkan deflasi atau penurunan harga secara bulanan sebesar -0,22 persen (month-to-month) pada Maret 2026. Capaian ini memposisikan Kota Jambi sebagai wilayah dengan tingkat inflasi tahunan paling stabil di seluruh Provinsi Jambi, yakni sebesar 2,96 persen (year-on-year), jauh di bawah rata-rata provinsi.Analisis Deflasi Maret: Kabar Baik bagi KonsumenPenurunan harga pada Maret 2026 sebesar -0,22 persen menjadi angin segar bagi daya beli masyarakat. Sektor "Pakaian dan Alas Kaki" menjadi motor utama deflasi dengan andil mencapai -0,36 persen. Secara spesifik, komoditas sandang seperti Baju Anak Stelan memberikan andil penurunan sebesar -0,06 persen. Adanya diskon pada produk pakaian turut menarik minat masyarakat untuk membelanjakan uangnya dalam rangka mempersiapkan perayaan hari raya. Diskon ini pada akhirnya menjadi stimulus bagi masyarakat untuk meningkatkan pengeluaran, khususnya pada komoditas sandang.Selain sandang, penurunan harga pada komoditas pangan pokok turut menstabilkan pengeluaran rumah tangga. Cabai merah menjadi penahan inflasi terbesar dengan andil -0,08 persen, disusul oleh tomat sebesar -0,03 persen. Menariknya, komoditas Angkutan Udara juga tercatat memberikan andil deflasi bulanan sebesar -0,05 persen. Penurunan harga pada pos-pos krusial ini secara efektif meringankan beban biaya hidup harian masyarakat Kota Jambi dibandingkan bulan sebelumnya.Sorotan Inflasi Tahunan: Tantangan Biaya Energi dan Gaya HidupMeski secara bulanan mengalami penurunan, angka inflasi tahunan sebesar 2,96 persen tetap perlu diwaspadai. "Musuh" utama pendorong harga dalam setahun terakhir berasal dari kelompok "Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar" yang menyumbang andil inflasi sangat besar, yakni 1,33 persen. Kontributor tunggal paling dominan adalah kenaikan Tarif Listrik dengan andil mencapai 1,13 persen, disusul oleh biaya Sewa Rumah (0,10 persen).Selain biaya energi, tren gaya hidup dan investasi juga memberikan tekanan. Emas Perhiasan memberikan andil inflasi tahunan yang signifikan sebesar 0,54 persen, mencerminkan kenaikan harga emas global. Hal unik yang menyentuh pengeluaran keluarga adalah naiknya Tarif Gunting Rambut Anak yang ikut mendorong inflasi pada kelompok perawatan pribadi. Selain itu, terdapat paradoks pada sektor transportasi: meskipun tarif Angkutan Udara turun bulan ini, namun jika dibandingkan dengan Maret tahun lalu, komoditas ini tetap menjadi penyumbang inflasi dengan andil 0,14 persen.Perbandingan Antarwilayah: Stabilitas Kota Jambi Ungguli Daerah LainDalam skala regional, Kota Jambi menunjukkan efektivitas pengendalian harga yang superior. Dengan tingkat inflasi tahunan 2,96 persen dan angka indeks biaya hidup (IHK) di posisi 109,48, Kota Jambi menjadi yang terendah di Provinsi Jambi. Posisi ini kontras dengan Kabupaten Muara Bungo yang mencatat inflasi 4,44 persen.Bahkan, jika dibandingkan dengan Kabupaten Kerinci, perbedaannya terlihat sangat mencolok. Kerinci mengalami lonjakan inflasi hingga 5,11 persen dengan IHK mencapai 114,35. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kenaikan harga di Kerinci hampir dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan Kota Jambi. Keberhasilan menjaga inflasi di bawah angka 3 persen mencerminkan koordinasi yang kuat dalam rantai distribusi dan pemantauan pasar di wilayah perkotaan.Penutup dan Proyeksi EkonomiMenutup bulan Maret, inflasi tahun kalender (year-to-date) Kota Jambi berada pada angka -0,08 persen. Angka negatif ini memberikan sinyal bahwa secara keseluruhan, pergerakan harga sejak awal tahun 2026 masih dalam kondisi yang sangat terkendali atau cenderung mengalami penurunan (cooling phase).Optimisme ini harus tetap dibarengi dengan kewaspadaan terhadap fluktuasi harga energi dan komoditas global. BPS Kota Jambi akan terus menyediakan data akurat untuk mengawal stabilitas ekonomi daerah demi mendukung visi pembangunan Indonesia Maju yang berkelanjutan.--------------------------------------------------------------------------------Tentang BPS Kota Jambi: Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jambi merupakan lembaga penyedia data statistik berkualitas yang berdedikasi menghasilkan angka-angka akurat dan objektif bagi perencanaan pembangunan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai data inflasi dan indikator ekonomi lainnya, silakan akses situs resmi kami di jambikota.bps.go.id.