Portal PPID
Badan Pusat Statistik
Setiap orang berhak memperoleh Informasi Publik sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008. Website PPID BPS menyediakan Informasi Publik Berkala, Setiap Saat, Serta-merta, dan Informasi lainnya.
Informasi
Berkala
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan secara berkala
Informasi
Serta-merta
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan secara serta merta tanpa penundaan
Informasi
Setiap Saat
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan setiap saat
Informasi
Dikecualikan
Pengecualian informasi harus didasarkan pada pengujian konsekuensi
Standar
Layanan
Standar yang berlaku pada Layanan PPID
Laporan
dan Regulasi
Kumpulan Laporan dan Regulasi yang tersedia
—
E-FORM
Pengajuan Informasi Publik
Kini Lebih Mudah
Ajukan permohononan Informasi Publik, atau keberatan Informasi Publik dengan mengisi E-Form secara online.
AjukanPermohonan Informasi → Ajukan
Keberatan Informasi →

Berita Kegiatan BPS
Selamat Hari Statistik Nasional 2026: Dari Data Berkualitas, Lahir Kebijakan yang Tepat
Dirilis pada 26 September 2026 • Statistik Lain
Wonogiri – Hari Statistik Nasional (HSN) 2026 menjadi momentum penting untuk kembali mengingatkan betapa strategisnya peran statistik dalam kehidupan masyarakat dan pembangunan. Statistik bukan sekadar kumpulan angka, tabel, atau grafik, melainkan gambaran mengenai berbagai kondisi dan dinamika yang terjadi di tengah masyarakat. Dari data yang berkualitas, berbagai informasi dapat diolah menjadi dasar untuk memahami persoalan dan menentukan arah pembangunan.Bagi Badan Pusat Statistik (BPS), peringatan HSN merupakan kesempatan untuk memperkuat komitmen dalam menghadirkan data statistik yang akurat, relevan, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data tersebut dibutuhkan oleh pemerintah, pelaku usaha, akademisi, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan sebagai salah satu pijakan dalam mengambil keputusan.Di tengah perkembangan masyarakat dan perekonomian yang semakin dinamis, kebutuhan terhadap data berkualitas juga semakin besar. Berbagai tantangan pembangunan membutuhkan informasi yang tepat agar kondisi yang dihadapi masyarakat dapat dipahami secara lebih komprehensif. Dengan dukungan data yang baik, perencanaan pembangunan dapat disusun berdasarkan kondisi yang terukur dan kebutuhan yang nyata.Statistik juga memiliki peran penting dalam menggambarkan perubahan yang terjadi dari waktu ke waktu. Melalui data statistik, perkembangan sosial, ekonomi, kependudukan, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, hingga berbagai aspek kehidupan lainnya dapat dipantau dan dianalisis. Informasi tersebut membantu berbagai pihak melihat perkembangan, mengidentifikasi tantangan, serta mengevaluasi program yang telah dilaksanakan.Namun, menghasilkan statistik berkualitas bukanlah pekerjaan satu pihak. Dibutuhkan proses yang panjang dan kolaborasi dari berbagai elemen. Mulai dari masyarakat sebagai sumber data, petugas yang melakukan pengumpulan data, instansi pemerintah sebagai produsen data sektoral, hingga BPS sebagai pembina dan penyedia statistik, semuanya memiliki peran dalam membangun ekosistem data yang berkualitas.Partisipasi masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam proses tersebut. Kesediaan masyarakat untuk memberikan informasi yang benar dan sesuai kondisi sebenarnya turut menentukan kualitas data yang dihasilkan. Begitu pula dengan pelaku usaha dan berbagai institusi yang menjadi sumber informasi dalam kegiatan statistik. Setiap data yang diberikan memiliki kontribusi dalam membentuk gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi bangsa.Semangat kolaborasi juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan Satu Data Indonesia. Koordinasi antarinstansi diperlukan agar data yang dihasilkan memiliki standar yang jelas, konsisten, dapat dibagipakaikan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan ekosistem data yang semakin kuat, informasi statistik dapat dimanfaatkan secara lebih optimal untuk mendukung pembangunan.Di tingkat daerah, data statistik memiliki peran yang tidak kalah penting. Kabupaten Wonogiri membutuhkan data yang dapat menggambarkan kondisi masyarakat dan potensi daerah secara objektif. Data tersebut dapat menjadi salah satu bahan dalam perencanaan pembangunan, pemantauan indikator daerah, evaluasi program, serta penyusunan kebijakan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masyarakat Wonogiri.Oleh karena itu, HSN 2026 bukan hanya menjadi momentum untuk merayakan statistik, tetapi juga menjadi pengingat mengenai tanggung jawab bersama dalam menghasilkan dan memanfaatkan data secara tepat. Data yang berkualitas akan memiliki nilai yang lebih besar ketika digunakan untuk menghasilkan keputusan yang tepat dan memberikan manfaat bagi masyarakat.BPS Kabupaten Wonogiri akan terus berkomitmen untuk menjaga kualitas statistik melalui peningkatan kualitas proses, penguatan kolaborasi, pemanfaatan teknologi, serta pembinaan statistik sektoral. Upaya tersebut dilakukan agar data yang dihasilkan dapat terus memenuhi kebutuhan pengguna dan memberikan kontribusi bagi pembangunan.Mari bersama-sama membangun budaya data dengan meningkatkan kesadaran akan pentingnya statistik, berpartisipasi dalam kegiatan statistik, serta menggunakan data secara bijak dan bertanggung jawab. Karena pembangunan yang baik membutuhkan fondasi informasi yang kuat.