Portal PPID
Badan Pusat Statistik

Setiap orang berhak memperoleh Informasi Publik sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008. Website PPID BPS menyediakan Informasi Publik Berkala, Setiap Saat, Serta-merta, dan Informasi lainnya.
Informasi
Berkala
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan secara berkala
Informasi
Serta-merta
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan secara serta merta tanpa penundaan
Informasi
Setiap Saat
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan setiap saat
Informasi
Dikecualikan
Pengecualian informasi harus didasarkan pada pengujian konsekuensi
Standar
Layanan
Standar yang berlaku pada Layanan PPID
Laporan
dan Regulasi
Kumpulan Laporan dan Regulasi yang tersedia


E-FORM

Pengajuan Informasi Publik
Kini Lebih Mudah

Ajukan permohononan Informasi Publik, atau keberatan Informasi Publik dengan mengisi E-Form secara online.

Ajukan
Permohonan Informasi →
Ajukan
Keberatan Informasi →

Berita Kegiatan BPS

Diam-Diam Naik, Meski Belum Mencekik

Dirilis pada 06 Mei 2026Siaran Pers

Wonogiri – Kenaikan harga atau inflasi sering terasa di kehidupan sehari-hari, meskipun angkanya terlihat kecil. Pada April 2026, Kabupaten Wonogiri mengalami inflasi sebesar 2,16 persen dibandingkan tahun lalu. Inflasi itu dapat kita artikan seperti kita punya uang yang sama nilainya tapi barang yang dapat kita beli semakin sedikit. Jadi, uang yang kita punya sebenarnya “daya belinya” sedikit menurun.Yang menarik, meskipun secara tahunan harga naik, pada April 2026 justru terjadi penurunan harga dibandingkan bulan sebelumnya, atau disebut deflasi sebesar 0,25 persen. Artinya, beberapa harga sempat turun, terutama dari kelompok makanan seperti daging ayam dan cabai. Namun, tidak semua kebutuhan ikut turun. Ada juga yang justru naik cukup terasa. Misalnya, biaya perawatan pribadi dan jasa lainnya melonjak cukup tinggi hingga 9,55 persen. Selain itu, biaya kesehatan dan pendidikan juga mengalami kenaikan di atas 3 persen. Kalau dilihat dari penyebabnya, beberapa barang yang sering kita temui sehari-hari ikut mendorong inflasi. Contohnya seperti: beras, daging ayam, minyak goreng, hingga rokok. Di sisi lain, harga bawang merah, bawang putih, dan beberapa sayuran justru turun sehingga sedikit menahan kenaikan harga secara keseluruhan. “Kondisi seperti ini mungkin umum di masyarakat. Kadang saat ke pasar membeli sayur terasa lebih murah, tapi di waktu yang sama biaya lain seperti makan di luar, sekolah, atau kesehatan justru meningkat.” terang Rahmad Iswanto selaku Kepala BPS Kabupaten Wonogiri pada Press Release Selasa, 5 Mei 2026Jika dibandingkan dengan daerah lain, angka inflasi Wonogiri ini sebenarnya masih mirip dengan rata-rata Jawa Tengah yang berada di kisaran 2 persen. Artinya, kondisi ini tidak hanya terjadi di Wonogiri, tapi juga dirasakan di banyak daerah lain.Bagi masyarakat, situasi seperti ini jadi pengingat untuk lebih bijak mengatur keuangan. Tidak perlu panik, tapi penting untuk mulai memilah kebutuhan—mana yang penting dan mana yang bisa ditunda.Rahmad berpesan di akhir acara, “Dengan menyikapi secara cermat dan hati-hati angka inflasi ini, masyarakat bisa lebih siap menghadapi perubahan harga dan lebih bijak mengatur keuangan. Karena pada akhirnya, meskipun angka inflasi terlihat kecil, dampaknya tetap terasa dalam kehidupan sehari-hari.”Untuk data dan pembahasan lebih lengkap, silakan akses Berita Resmi Statistik (BRS) yang dapat diunduh melalui situs web kami wonogirikab.bps.go.id atau melalui aplikasi WITapp yang dapat diunduh di Google Play Store.

Pejabat Pengelola
Informasi dan Dokumentasi

BPS Kabupaten Wonogiri

Kantor Badan Pusat Statistik Kabupaten Wonogiri
(Kepala Sub Bagian Umum BPS Kabupaten Wonogiri)
Jl. Pelem II No. 8 Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah
Kode POS 57612
Telp (0273) 321055
Faks (0273) 321055
E-Mail : bps3312@bps.go.id
Website: ppid.bps.go.id

Ikuti Kami
di Media Sosial