Portal PPID
Badan Pusat Statistik
Provinsi D.I.Yogyakarta

Setiap orang berhak memperoleh Informasi Publik sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008. Website PPID BPS menyediakan Informasi Publik Berkala, Setiap Saat, Serta-merta, dan Informasi lainnya.
Informasi
Berkala
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan secara berkala
Informasi
Serta-merta
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan secara serta merta tanpa penundaan
Informasi
Setiap Saat
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan setiap saat
Informasi
Dikecualikan
Pengecualian informasi harus didasarkan pada pengujian konsekuensi
Standar
Layanan
Standar yang berlaku pada Layanan PPID
Laporan
dan Regulasi
Kumpulan Laporan dan Regulasi yang tersedia


E-FORM

Pengajuan Informasi Publik
Kini Lebih Mudah

Ajukan permohononan Informasi Publik, atau keberatan Informasi Publik dengan mengisi E-Form secara online.

Ajukan
Permohonan Informasi →
Ajukan
Keberatan Informasi →

Berita Kegiatan BPS

FGD Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Kulon Progo

Dirilis pada 11 Agustus 2026Sensus dan Survey

Kulon Progo - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DIY menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Sensus Ekonomi 2026 di Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta, Kulon Progo, pada Selasa, 11 Agustus 2026. Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati, dan diikuti oleh pelaku usaha, penggiat UMKM, serta unsur masyarakat dari sejumlah wilayah di Kabupaten Kulon Progo.Kegiatan diawali dengan welcome speech oleh Plt. Kepala BPS Provinsi DIY, Endang Tri Wahyuningsih, yang menyampaikan bahwa DIY memiliki karakteristik yang unik, sehingga selama sepuluh tahun terakhir ini, BPS ingin melihat bagaimana perkembangan dari sisi karakteristiknya sebagai kota pendidikan, pariwisata, dan ekonomi kreatif. "Apakah struktur perekonomian DIY selama sepuluh tahun ini sudah bergeser atau bagaimana, akan terlihat dari hasil Sensus Ekonomi 2026," ujar Endang Tri Wahyuningsih. "SE 2026 juga nantinya membantu melihat hal-hal yang selama ini belum kelihatan, seperti sektor digital dan online yang saat ini muncul luar biasa."Endang Tri Wahyuningsih juga menekankan bahwa setiap jawaban dari responden akan membantu melahirkan pengetahuan yang baru, bukan hanya sekedar angka, tetapi lebih dari itu, data tersebut harus bermakna dan berdampak bagi kita semua di semua lini. "Keputusan yang tepat dimulai dari fakta, bukan berdasarkan asumsi atau perasaan," ujarnya. "Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat dan pelaku usaha di DIY untuk berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026 dan memberikan data yang akurat dan lengkap."Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati, menyampaikan bahwa pentingnya keakuratan data dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) untuk perencanaan program-program pemerintah. Beliau menekankan bahwa data yang didapatkan dari SE2026 harus aktual, akurat, dan mencerminkan kondisi nyata di masyarakat. "Harapanya, data-data yang didapatkan dari SE2026 ini tidak hanya sekedar memenuhi target, tetapi juga harus mencerminkan potret yang sesungguhnya dari kondisi saat ini," ujar MY Esti Wijayati. Beliau juga mengajak masyarakat dan pelaku usaha di DIY untuk berpartisipasi aktif dalam SE2026 dan memberikan data yang akurat dan lengkap. "Kami berharap masyarakat dapat memahami pentingnya SE2026 dan berpartisipasi aktif dalam memberikan data yang akurat," tambah MY Esti Wijayati.Dengan adanya FGD ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya data akurat dalam perencanaan pembangunan dan pengambilan kebijakan.

Pejabat Pengelola
Informasi dan Dokumentasi

BPS Provinsi Di Yogyakarta

Jalan Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, 55183 | Telp. 0274-4342234 | Fax. (0274) 4342230 
Website: https://ppid.bps.go.id/?mfd=3400 | E-mail: yogyakarta@bps.go.id | Whatsapp. 0815-8034-340

Ikuti Kami
di Media Sosial