Portal PPID
Badan Pusat Statistik
Kota Kediri

Setiap orang berhak memperoleh Informasi Publik sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008. Website PPID BPS menyediakan Informasi Publik Berkala, Setiap Saat, Serta-merta, dan Informasi lainnya.

Informasi
Berkala
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan secara berkala
Informasi
Serta-merta
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan secara serta merta tanpa penundaan
Informasi
Setiap Saat
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan setiap saat
Informasi
Dikecualikan
Pengecualian informasi harus didasarkan pada pengujian konsekuensi
Standar
Layanan
Standar yang berlaku pada Layanan PPID
Laporan
dan Regulasi
Kumpulan Laporan dan Regulasi yang tersedia
—

E-FORM

Pengajuan Informasi Publik
Kini Lebih Mudah

Ajukan permohononan Informasi Publik, atau keberatan Informasi Publik dengan mengisi E-Form secara online.

Ajukan
Permohonan Informasi →
Ajukan
Keberatan Informasi →

Berita Kegiatan BPS

SIARAN PERS 1 OKTOBER 2026

Dirilis pada 01 Oktober 2026 • Sensus dan Survey

Kediri, (1/10) – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri, Emil Wahyudiono, menyampaikan beberapa catatan peristiwa terkait yang mempengaruhi perkembangan indeks harga konsumen (IHK) selama September 2026. Pertamina kembali melakukan penyesuaian tarif bahan bakar minyak (BBM) non subsidi. Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mengalami kenaikan harga masing-masing sebesar 7,10%, 20,30%, dan 19,15%, sedangkan Pertamina tidak mengalami perubahan harga sepanjang September 2026.  Beras kembali mengalami kenaikan harga. Kenaikan harga terjadi akibat penurunan stok sejak Juni 2026 dan berdampak di tingkat harga konsumen pada September 2026. Daging Ayam Ras mengalami kenaikan harga signifikan selama September 2026. Stok keduanya mengalami penurunan signifikan dari produsen. Sementara itu, Cabai Rawit juga mengalami kenaikan harga signifikan karena penurunan produksi.Tarif Pendidikan pada level pendidikan tinggi mengalami kenaikan harga, terutama yang dikenakan pada mahasiswa semester 1. Tarif Angkutan Udara kembali mengalami kenaikan signifikan. Kenaikan harga avtur serta besaran maksimal biaya tambahan (fuel surchange) tiket pesawat domestik kembali menjadi maksimal 40%.BPS Kota Kediri mencatat terjadinya inflasi secara month-to-month (m-to-m) pada bulan September 2026 sebesar 0,41%. IHK pada Agustus 2026 sebesar 111,13 naik menjadi 111,59. Inflasi secara kalender atau year-to-date (y-to-d) pada September 2026 sebesar 1,99% dan inflasi secara year-on-year (y-on-y)  pada September sebesar 3,38%.Inflasi m-to-m terjadi akibat kenaikan IHK pada beberapa kelompok pengeluaran. Kelompok pengeluaran yang memberikan andil inflasi tertinggi adalah kelompok Pendidikan yang memberikan andil inflasi sebesar 0,19% dengan kenaikan sebesar 2,92%. Komoditas yang memberikan andil inflasi tertinggi pada kelompok ini adalah Akademi/Perguruan Tinggi.Secara y-on-y, kelompok pengeluaran Makanan, Minuman, dan Tembakau memberikan andil inflasi y-on-y tertinggi sebesar 1,07% dengan kenaikan sebesar 3,84%. Komoditas yang memberikan andil inflasi y-on-y tertinggi pada kelompok ini adalah Cabai Rawit, yang mengalami kenaikan sebesar 86,37% dengan andil sebesar 0,25%. Kelompok pengeluaran lain yang memberikan andil inflasi y-on-y tertinggi berikutnya adalah kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya yang memberikan andil sebesar 0,55% dengan kenaikan sebesar 6,86% jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya. Komoditas yang memberikan andil inflasi tertinggi pada kelompok ini adalah Emas Perhiasan, yang mengalami kenaikan sebesar 21,52% dengan andil sebesar 0,39%.Provinsi Jawa Timur juga mengalami inflasi secara m-to-m pada September 2026, yaitu sebesar 0,24%. IHK pada Agustus 2026 sebesar 112,26 mengalami kenaikan pada September 2026 menjadi 112,53. Dari 11 kabupaten/kota yang merilis angka inflasi di Jawa Timur, seluruh kabupaten/kota mengalami inflasi m-to-m pada September 2026. Inflasi tertinggi terjadi di Kediri dengan inflasi sebesar 0,41%, sedangkan inflasi m-to-m terendah terjadi di Kabupaten Tulungagung dengan inflasi sebesar 0,16%. Secara y-on-y, inflasi tertinggi terjadi di Sumenep, yaitu sebesar 3,85%. Sementara itu, inflasi y-on-y terendah terjadi di Banyuwangi, yaitu sebesar 2,69%.Baca berita selengkapnya di Berita Resmi Statistik Perkembangan Indeks Harga Konsumen Kota Kediri September 2026. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Agustus 2026 Mengalami PenurunanPada Agustus 2026 tercatat TPK hotel di Kota Kediri sebesar 32,48%, angka ini lebih rendah 4,50 poin dibandingkan TPK bulan sebelumnya. Jika dilihat dari klasifikasi hotel, TPK hotel bintang Agustus 2026 sebesar 47,89% sedangkan TPK hotel non bintang sebesar 21,18% di periode yang sama. Hotel bintang dan hotel non bintang mengalami penurunan dibandingkan Juli 2026, hal ini disebabkan karena bulan Agustus bertepatan dengan berakhirnya masa liburan sekolah dan bulan perayaan HUT RI ke 81 sehingga lebih banyak event/kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota maupun inisiasi masyarakat yang bersifat lokal yang mengakibatkan tidak banyak wisatawan luar Kota Kediri yang menginap pada bulan Agustus.Selain TPK, indikator pariwisata selanjutnya adalah Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) yaitu rata-rata lamanya tamu menginap di suatu akomodasi/hotel. Secara gabungan (RLMT asing dan RLMT domestik) pada Agustus 2026 mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. RLMT Gabungan non bintang pada Agustus 2026 selama 1,05 hari sedangkan RLMT Gabungan bintang 1,31 hari.Baca berita selengkapnya di Berita Resmi Statistik Perkembangan Tingkat Penghunian Kamar Hotel Bulan Agustus 2026.

Pejabat Pengelola
Informasi dan Dokumentasi

BPS Kota Kediri

BPS Kota Kediri 
Jln. Penanggungan 14-G, Kediri 64117
Telp. (0354) 773238 | Fax. (0354) 773119 | e-mail: bps3571@bps.go.id

Ikuti Kami
di Media Sosial