Portal PPID
Badan Pusat Statistik
Kabupaten Mamuju

Setiap orang berhak memperoleh Informasi Publik sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008. Website PPID BPS menyediakan Informasi Publik Berkala, Setiap Saat, Serta-merta, dan Informasi lainnya.
Informasi
Berkala
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan secara berkala
Informasi
Serta-merta
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan secara serta merta tanpa penundaan
Informasi
Setiap Saat
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan setiap saat
Informasi
Dikecualikan
Pengecualian informasi harus didasarkan pada pengujian konsekuensi
Standar
Layanan
Standar yang berlaku pada Layanan PPID
Laporan
dan Regulasi
Kumpulan Laporan dan Regulasi yang tersedia


E-FORM

Pengajuan Informasi Publik
Kini Lebih Mudah

Ajukan permohononan Informasi Publik, atau keberatan Informasi Publik dengan mengisi E-Form secara online.

Ajukan
Permohonan Informasi →
Ajukan
Keberatan Informasi →

Berita Kegiatan BPS

Harga Pangan Turun, Mamuju Deflasi 0,54 Persen pada Maret 2026

Dirilis pada 01 April 2026Siaran Pers

Mamuju, 1 April 2026 – Setelah sempat mengalami inflasi di awal tahun, Kabupaten Mamuju kini mencatat deflasi sebesar 0,54 persen pada Maret 2026. Penurunan harga ini terutama dipicu oleh turunnya harga komoditas pangan, khususnya ikan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Indeks Harga Konsumen (IHK) Mamuju turun dari 112,01 pada Februari menjadi 111,40 pada Maret 2026. Kondisi ini menandakan bahwa secara rata-rata harga barang dan jasa di Mamuju mengalami penurunan dibanding bulan sebelumnya.Penurunan harga paling terasa datang dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau, dengan komoditas ikan menjadi “penekan” utama inflasi pada bulan ini. Komoditas seperti ikan cakalang, ikan layang, ikan tongkol, hingga ikan tuna menjadi penyumbang utama deflasi bulan ini. Selain itu, penurunan harga juga terjadi pada popok bayi dan angkutan udara, yang ikut mendorong turunnya angka inflasi. Di sisi lain, beberapa komoditas justru mengalami kenaikan harga, seperti telur ayam, cabai merah, dan ayam hidup, meskipun dampaknya relatif kecil.Meski secara bulanan terjadi deflasi, tekanan inflasi secara tahunan masih terasa. Pada Maret 2026, inflasi tahunan Mamuju tercatat 3,80 persen. Kenaikan ini terutama didorong oleh harga emas perhiasan, tarif listrik, beras, serta beberapa jenis ikan yang masih memberi andil signifikan terhadap inflasi.Menariknya, kondisi Mamuju berbeda dibanding wilayah lain di Sulawesi Barat. Saat Mamuju mengalami deflasi, Kabupaten Majene justru mencatat inflasi sebesar 0,50 persen, sementara Sulawesi Barat secara keseluruhan mengalami inflasi 0,08 persen. Namun secara tahunan, inflasi Mamuju masih lebih tinggi dibandingkan Majene yang tercatat 2,38 persen dan rata-rata provinsi sebesar 2,98 persen.Penurunan harga di Maret ini menjadi sinyal positif bagi daya beli masyarakat. Namun demikian, fluktuasi harga pangan yang cukup dominan menunjukkan bahwa stabilitas harga masih perlu terus dijaga.

Pejabat Pengelola
Informasi dan Dokumentasi

BPS Kabupaten Mamuju

Gedung 1 Lantai 1
(Kepala Biro Humas dan Hukum Badan Pusat Statistik)
Jln. Dr. Sutomo 6–8, Jakarta Pusat 10710
T. (021) 3841195,3842508,3810291-4, Ext : 1017
F. (021) 3857046
e-mail: ppid@bps.go.id

Ikuti Kami
di Media Sosial