Portal PPID
Badan Pusat Statistik
Setiap orang berhak memperoleh Informasi Publik sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008. Website PPID BPS menyediakan Informasi Publik Berkala, Setiap Saat, Serta-merta, dan Informasi lainnya.
Informasi
Berkala
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan secara berkala
Informasi
Serta-merta
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan secara serta merta tanpa penundaan
Informasi
Setiap Saat
Informasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan setiap saat
Informasi
Dikecualikan
Pengecualian informasi harus didasarkan pada pengujian konsekuensi
Standar
Layanan
Standar yang berlaku pada Layanan PPID
Laporan
dan Regulasi
Kumpulan Laporan dan Regulasi yang tersedia
—
E-FORM
Pengajuan Informasi Publik
Kini Lebih Mudah
Ajukan permohononan Informasi Publik, atau keberatan Informasi Publik dengan mengisi E-Form secara online.
AjukanPermohonan Informasi → Ajukan
Keberatan Informasi →

Berita Kegiatan BPS
SIAP TURUN LAPANGAN! BPS KAIMANA MANTAPKAN PETUGAS PODES MELALUI PELATIHAN
Dirilis pada 14 April 2026 • Statistik Lain
Kaimana (15/4) — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kaimana telah menyelenggarakan pelatihan petugas Pemutakhiran Data Perkembangan Desa (PODES) 2026 sebagai langkah awal menyiapkan petugas sebelum turun ke lapangan. Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid, yaitu pembelajaran daring melalui Zoom Meeting pada 13 April 2026 dan dilanjutkan dengan pelatihan tatap muka di kantor BPS pada 14 April 2026. Dalam pelatihan ini, pihak yang terlibat meliputi Instruktur Daerah sebagai pengajar (Ahmad Sovi Hidayat, S.Tr.Stat.), sejumlah peserta, serta panitia. Kegiatan dibuka oleh Plh. Kepala BPS Kabupaten Kaimana, David Kristianto, SST. Melalui pelatihan ini, seluruh petugas diharapkan siap turun ke lapangan dengan pemahaman yang sama terkait konsep, definisi, dan metodologi pendataan.PODES 2026 merupakan kegiatan pemutakhiran data desa/kelurahan yang dirancang untuk menyediakan data yang mampu menjawab kebutuhan kebijakan pemerintah secara lebih adaptif. Variabel yang dikumpulkan mencakup berbagai aspek strategis, seperti ketersediaan layanan dasar, kondisi infrastruktur, transformasi digital desa, ketahanan pangan, lingkungan, hingga aspek sosial kemasyarakatan. Data tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran kondisi desa secara terukur sebagai dasar dalam perumusan kebijakan yang lebih tepat sasaran.Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi teknis, praktik wawancara, serta simulasi lapangan yang disampaikan secara interaktif. Antusiasme peserta dan semangat pengajar turut menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, sehingga diharapkan seluruh petugas benar-benar siap turun ke lapangan dan mampu menghasilkan data yang akurat, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan tujuan pelaksanaan PODES 2026.